Showing posts with label Smartphone. Show all posts
Showing posts with label Smartphone. Show all posts

Thursday, November 16, 2017

26 Model Ponsel Android Menyimpan Virus Posesif

VIRUS POSESIF

Setidaknya ada 26 model smartphone Android terbaru yang disisipkan software pengintai (spyware). Sebagian besar ponsel tersebut dipasarkan di Asia dan Eropa.Hal tersebut diungkap firma keamanan asal Jerman G Data. Jumat (4/9/2015) dari The Hacker News, merek ponsel mengandung spyware tersebut, antara lain Xiaomi, Huawei, dan Lenovo. Tak disebutkan secara detail seri-seri ponsel yang dijual dengan "bonus" spyware tersebut.

Spyware tersebut, menurut G Data, terbenam pada aplikasi-aplikasi populer, seperti Facebook dan Google Drive. Aplikasi berbahaya itu tak bisa dihapus manual. "Selama beberapa tahun, kami melihat perkembangan signifikan dari malware dan spyware pada perangkat elektronik. Akibat dari malware dan spyware bisa meluas dengan aksi-aksi yang tak diinginkan.

Penyematan spyware pada model-model terbaru ponsel Android tentu perlu diwaspadai. Sebab kemampuan spyware tersebut bisa dibilang masif. Bak pacar posesif, spyware akan mencari tahu segala informasi tentang pengguna. Lebih dari itu, spyware juga bisa mengendalikan ponsel sehingga pengguna tak lagi jadi tokoh satu-satunya yang mengoperasikan perangkat.

Konkritnya, kemampuan spyware antara lain dapat mendengar dan merekam percakapan telepon, mengakses internet, melihat dan memindai kontak, mengunduh aplikasi yang tak diinginkan, mengecek lokasi, mengambil file, mengirim dan membaca pesan, menonaktifkan software anti-virus, mengakses percakapan chatting, dan melihat rekam jejak browser.

Lalu, siapakah yang menjadi dalang penyematan spyware di lini smartphone Android? G Data tak menuduh vendor sebagai biang keladi. Firma keamanan tersebut justru menyoroti pihak ketiga yang bekerja sama dengan vendor untuk membuat ponsel. Selain itu, pihak lain yang diduga bertanggung jawab adalah penjual retail atau agen intelijen dari pemerintah negara tempat vendor membuka izin usaha.

Penyematan spyware seperti ini bukanlah yang pertama kali untuk pabrikan Tiongkok. Maret lalu, Xiaomi Mi4 LTE diketahui memiliki malware bawaan.


Read More

Thursday, August 24, 2017

Geserkan Apple, Xiaomi Menjadi Nomor Satu Di Dunia

APPLE, XIAOMI
Smartphone Apple juga pernah menguasai pemasaran Wearable Device (smartwatch) dunia pada tahun 2016 yang lalu dengan sejumlah pasar mencapai berkisar 50 persentase. Akan tetapi, hal tersebut kini telah berubah. Posisi Smartphone Apple sudah dipalang oleh Smartphone Xiaomi yang dibukukan pengapalan produk Wearable Device sebesar 3,7 juta unit pada kuartal II tahun 2017, ungkap Firma Riset pasar Strategy Analytics.

Smartphone Xiaomi pun telah memegang prediket sebagai pabrik Wearable Device terbesar di dunia dengan Market Share (17,1%). Kenudian, dibawah Smartphone Xiaomi bercokol Fitbit dengan pengapalan 3,4 juta unit (Market Share 15,7%). Dan sementara, Apple ada di urutan ketiga dengan Shipment di kisaran 2,8 juta unit (Market Share 13%).

Perbandingan kuartal yang sama pada tahun yang lalu, pengapalan Wearable Device Smartphone Xiaomi semakin meningkat sekitar 700.000 unit, sementara Apple lebih banyak di angka 1 juta unit. Dan sebaliknya, sebagaimana yang telah dirangkum dari GSM Arena, angka pengapalan Wearable Device Fitbit turun jauh sekitar 1,7 juta unit.

Dari kategori atau arsip dan segmentasi produk, terdapat perbedaan antara Smartphone Apple dan dua pabrik lain ditiga besar. Untuk sementara, Smartphone Apple memgandalkan arloji pintar Watch yang harga jual lebih mahal dibanding produk-produk gelang pintar yang akan dikedepankan Xiaomi dan Fitbit. Sekian tentang Berita Xiaomi, Semoga Smartphone Xiaomi lebih mantap lagi di tahun yang akan datang (2018). Salam Xiaomi.



Read More

Thursday, August 17, 2017

Bocornya Spesifikasi Hardware Smartphone Mi Redmi Note 5A

MI REDMI NOTE 5A

Bocornya Hardware , harga perangkat, dan spesifikasi,  yang di duga Smartphonen Xiaomi Redmi Note 5A tersebar di internet. Namun, tidak ada kejutannya mengenai Smartphone Xiaomi itu. Spesifikasi Smartphonen Redmi Note 5A yang bocor itu sama dengan Xiaomi Redmi 4A. Hanya, layar Redmi Note 5A memiliki ukuran body yang lebih besar, yaitu 5,5 inci dengan resolusi 720 pixel.

Namun spesifikasi lainnya tidak ada peningkatan dibandingkan dahulunya. Seperti kapasitas RAM 2GB, prosesor Snapdragon 425, dan memori internal 16GB. Dan kamera, Xiaomi juga masih menghadirkan kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP. Menurut bocornya spesifikasi, Redmi Note 5A akan hadir dengan baterai 3.080 mAh dan menjalannya sistem OS Android 7.1.

Adapun fokus utama untuk Smartphone Redmi Note 5A adalah Body Desain. Tampak pada gambar yang telah tersebar, Smartphone Redmi Note 5A mengggunakan body metal. Kamera utama dan flash masih ditempatkan pada garis antena dengan posisi yang terbalik, kamera di kiri dan flash di sisi kanan. Untuk speakernya, dipindahkan ke bagian bawah smartphone tepatnya di samping port micro USB.

Untuk bagian depan perangkat tampak tidak kebanyakan perubahan. Terdapat tombol kapasitif untuk menavigasikan perangkat. Baik Proximity Sensor dan kamera depan menggapit lubang spiker. Di bagian atas terdapat lubang Earphone, Mikrofon Sekunder, dan juga Blaster IR. Maka terungkaplah Smartphone Xiaomi Redmi Note 5A akan dijual dengan harga sekitar US$ 150 atau seimbang dengan Rp 2 jutaan bisa dikatakan lebih mahal dari Xiaomi Redmi 4X, nyatanya secara spesifikasi, Xiaomi Redmi 4X sering disebut-sebut lebih unggul dan berkualitas.

Read More

Tuesday, August 15, 2017

Bug Ditemukan Di MIUI XIAOMI, Data Di Dalam Ponsel Bisa Bocor

BUG REPORT
Informasi yang teranyar dari eScan Antivirus menyebutkan sistem operasi OS MIUI yang terdapat di Smartphone Android buatan Xiaomi memiliki celah-celah keamanan atau disebut BUG. Tepatnya, Bug ditemukan pada sistem aplikasi bawaan bernama “MI MOVER”. Mi Mover memungkinkan pengguna mengirim setting dan data dari smartphone lama ke yang baru dengan praktis. Mi Mover mematikan perlindungan Sand Box pada Android, sehingga aplikasi bisa dibuka tanpa perizinan.

Tanggung jawab, setting dan data di smartphone Xiaomi pengguna bisa dengan mudah di cloning orang lain. Tidak dipaparkan oleh eScan, OS MIUI versi berapa yang menyimpan Bug ini. Jelasnya, bug tersebut juga menyebabkan aplikasi keamanan yang tertera pada ponsel Xiaomi bisa dengan mudah dihapus tanpa perizinan dari administrator. Hal ini di demonstrasikan pada aplikasi anti-pencurian.

Anti pencurian pada Xiaomi Mi Max 2 bisa dihapus tanpa melewati tahap-tahap keamanan semaunya. Jika aplikasi itu dihapus, maka sistem keamanan smartphone akan semakin lemah. Namun Tanggapan Xiaomi, Xiaomi angkat bicara soal kabar yang beredar. Raksasa asal China itu berjanji akan melakukan segala upaya untuk menjamin produk dan layanannya memenuhi kebijakan soal privasi.

Xiaomi sudah mengimbau agar para pengguna mematrikkan PIN, Pattern Lock, atau Finger Print untuk meminimalisir resiko pencurian pengaturan dalam data smartphone. Agaknya produsen ini, MI dan REDMI itu belum bisa menjanjikan kapan Bug pada MIUI OS bakal di atasi. Kita hanya bisa menunggu saja kabar selanjutnya, sembari melakukan imbauan dari Xiaomi untuk memperketat keamanan pada smartphone xiaomi. Resiko juga bisa dikurangi dengan tidak menggunakan fitur Mi Mover di smartphone Xiaomi. "Di paparkan oleh Xiaomi".


Read More